CaCa CePaTs — Selasa 16.00-18.00

Kinkin KiTa — Selasa 18.00-20.00

Olin — Selasa 20.00-22.00

Butet Rabu Meragu — Rabu 18.00-20.00

Mr Justin Ong Just in Time — Rabu 20.00-22.00

Jarjit OMJ — Rabu 22.00-24.00

Ibeth Bet Time — Kamis 18.00-20.00

Udin Sedunia Ngopi — Kamis 22.00-24.00

Dhimas Good Talk — Jumat 16.00-18.00

Kevin Muda Mudi Yoi — Jumat 18.00-20.00

Kei — Jumat 20.00-22.00

Wong Kam Fu SaBar — Jumat 22.00-24.00

Ning Rindu & CurCol Cin — Senin 18.00-20.00 & Selasa 22.00-24.00

Mamat JJSS — Senin 16.00-18.00

Regina Zona Nyaman — Sabtu 20.00-22.00

Wota Wot’sAp! — Sabtu 22.00-24.00 & Minggu 20.00-24.00

LaeJo Jo&Jack — Minggu 18.00-20.00

Panduan Penyiar Radio Katolikana

 

Karakter Penyiar Radio Katolikana:

  1. Penyiar Radio Katolikana berkarya demi kemuliaan Tuhan dan sesama.
  2. Penyiar Radio Katolikana merupakan pribadi yang rendah hati, bertoleransi, adaptif, inovatif dan bisa saling mendukung satu dengan yang lain.
  3. Penyiar Radio Katolikana merupakan pribadi yang riang, percaya diri, luwes, menyukai musik, aktif dan dinamis, menggunakan bahasa percakapan yang lugas dan jelas.
  4. Penyiar Radio Katolikana mengedepankan komunikasi yang santun dan solutif dengan dinamika yang ada.
  5. Penyiar    Radio   Katolikana   menempatkan   diri   sebagai   sahabat   bagi pendengar.

SOP Siaran:

  1. Penyiar sudah dalam posisi siap minimal 15 menit sebelum on air, memonitor siaran rekan sebelumnya, wajib cek dan ricek perangkat siar dan kondisi jaringan internet masing-masing melalui speedtest.net. (Idealnya speed Internet minimum 2 mbps.)
  2. Apabila penyiar terlambat mengikuti jadwal siaran, yang bersangkutan wajib menyampaikan informasi secepatnya kepada penyiar yang bertugas.
  3. Apabila penyiar yang sedang bertugas dalam kondisi darurat, penyiar wajib berkoordinasi dengan rekan penyiar selanjutnya.
  4. Apabila penyiar berhalangan siaran sesuai jadwal, maka yang bersangkutan wajib:
    • Menyiapkan materi atau
    • Mencari pengganti atau
    • Menyiapkan rekaman.
  5. Jika penyiar  berhalangan  tugas  pada  saat  jadwal  siarannya,  yang bersangkutan wajib memberitahukan minimal H-1 sebelum jadwal on air (kecuali yang bersifat darurat sehingga tidak bisa siaran) dan menyampaikan ke Grup WA.
  6. Penyiar backup menggunakan nama program yang diisi.
  7. Jika penyiar  berhalangan  tugas  lebih  dari  satu  kali berturut-turut yang bersangkutan wajib memberitahukan kepada Direktur RK minimal H-7 sebelum jadwal on air dan menyampaikan ke Grup WA.
  8. Izin   siaran   maksimal   4   kali   berturut-turut.   Jika   lebih   dari   4   kali, dipertimbangkan untuk bertukar jadwal.
  9. Materi siaran diserahkan kepada tim medsos maksimal pukul 14.00 WIB setiap hari. Jika penyiar membuat flyer sendiri, harap berkoordinasi dengan tim medsos.
  10. Selama siaran, penyiar diharapkan dapat memonitor siaran sendiri.
  11. Penyiar wajib memutar lagu rohani minimum dua lagu, sebelum dan sesudah doa: Angelus, Kerahiman Ilahi dan Malam.
  12. Apabila kualitas siaran tidak memadai, harap segera meminta pertolongan untuk diambil alih oleh rekan penyiar yang lain.
  13. Penyiar menyiapkan playlist lagu dan naskah siaran.
  14. Penyiar wajib membacakan program promo atau iklan sesuai jadwal.
  15. Penyiar dan tim medsos wajib mengikuti pertemuan/evaluasi siaran setiap dua mingguan.
  16. Tidak diperbolehkan siaran lebih dari dua penyiar dalam siaran sehari-hari kecuali Doa Rosario atau Program Khusus.

Panduan Teknis:

  1. Ketika akan siaran, Penyiar wajib memberitahukan sebelumnya bahwa akan on air. Misalnya: Saya mau on air nih… Misi, mau on air, dsb (bisa diperhatikan dg cara penyiar lain ketika akan on air).
  2. Penyiar wajib menuliskan password on air dan off air di WAG Radio Katolikana. Passwordnya: 3 2 1 On // 3 2 1 OFF. Fungsinya supaya penyiar yang lain tahu jika jalur sedang digunakan sehingga tidak terjadi ‘tabrakan’. Siapapun bisa bantu untuk monitor siaran.
  3. Disarankan juga untuk memonitor siaran sendiri menggunakan Handphone. Caranya, gunakan headset/earphone, lalu akses ke web radio atau aplikasi RK di Android.
  4. Sebelum dan sesudah ON AIR/OFF AIR, terdapat delay antara penyiar sebelum dan sesudahnya. Jadi, dimohon untuk menunggu sekitar 30 detik, setelah itu Encoders baru play ON.
  5. Pilih   nama   siaran.   Bisa   menggunakan   nama   asli   atau   nama   udara (nickname).

Doa Rosario:

  1. Doa Rosario diselenggarakan setiap hari Kamis pukul 21.00 WIB. Khusus Bulan Maria (Mei) dan Bulan Rosario (Oktober), Rosario diselenggarakan setiap hari.
  2. Penyiar yang bertugas dalam doa Rosario, diwajibkan menjaga suasana/kekhusyukan doa.
  3. Apabila  doa  secara  tandem,  cukup  menyapa  berupa  ajakan  dan ditutup dengan kalimat penutup doa.
  4. Setelah Doa Rosario selesai,  dilanjutkan  dengan  memutar  lagu rohani.  Untuk  lagu  rohani,  diharapkan mempersiapkan minimal 4 lagu bertema Maria, sebelum dan sesudah doa.
  5. Urutan Doa Rosario:  Salam Pembuka/ajakan  doa  (bisa  diselingi dengan lagu) – intensi doa – Tanda Salib pembuka – dst – Tanda Salib penutup – Lagu – Salam penutup.
  6. Peralihan dari lagu bebas ke rohani dan sebaliknya, ditandai dengan pemutaran  jingle  radio. 
  7. Pilihlah  beat  lagu  dengan  tempo  sedang  atau lembut sebelum dan sesudah lagu rohani. Kemudian dapat dilanjutkan dengan beat yang lebih tinggi.

Siaran Khusus:

  1. Siaran khusus dirancang dan disepakati bersama dalam rapat.
  2. Siaran-siaran yang diselenggarakan pada moment-moment khusus seperti: Natal, Tahun Baru, Paskah, Ulang tahun Radio Katolikana, dan moment lain yang akan disepakati kemudian. Di luar moment tersebut, siaran khusus tidak dilakukan.
  3. Siaran khusus dapat melibatkan beberapa orang secara bersamaan.
  4. Siaran khusus memiliki durasi siaran yang lebih panjang dari biasanya, missal 24 jam nonstop.

Talkshow Radio Katolikana:

  1. Untuk Talkshow dengan 1 host, maka tim Produksi Talkshow dalam posisi Standby untuk mem-backup jika sewaktu-waktu host mengalami kendala teknis.
  2. Untuk Talkshow dengan 1 nara sumber, perlu dipikirkan alternatif koneksi selain melalui Streamyard sebagai antisipasi jika narasumber ada kendala.
  3. Jumlah nara sumber Talkshow sebaiknya dua orang untuk durasi 1 jam Talkshow.
  4. Tim produksi Talkshow perlu memikirkan alternatif ketika koneksi narasumber terputus.

Kami adalah radio streaming Katolik yang mewartakan kabar gembira agar dapat diterima di kalangan yang lebih luas, dengan cara serius tapi santai, rendah hati tanpa menggurui.

Berlangganan

Dapatkan selalu kabar terbaru dari Radio Katolikana.

Install aplikasi kami:

Radio Katolikana © 2021. All rights reserved.
AncoraThemes © 2021. All rights reserved.